Senin, 14 Oktober 2019

Akun

1. AKUN FACEBOOK


https://m.facebook.com/profile.php?ref_component=mbasic_home_header&ref_page=%2Fwap%2Fhome.php&refid=8&ref=wizard

2.AKUN INSTAGRAM
 
https://www.instagram.com/sitihabibatul16/?hl=id
3. AKUN TWITTER


https://twitter.com/AsHabibatul



Pendidikan Agama

Kerangka Dasar Ajaran Islam

Islam berasal dari kata aslama yang berarti damai, tunduk, patuh, selamat.

Mengapa disebut islam? karena menunjukkan hakikat dan esensi ajaran agama tersebut, sehingga tidak disebut dengan nama pembawaannya, misalnya muhammadanisme.

Islam diterima sebagai agama yang didasarkan kepada pengalaman universal dari kemanusiaan, bukan sekedar dogma agar orang selamat dari neraka tetapi mencakup mnagemen dunia dan akhirat, bahwa dengan perantara pembuatan baik manusia dan memperoleh kesadaran tentang eksistensinya yang lebih tinggi

Seperangkat ketentuan yang mengatur sikap dan etika perorangan serta perilaku manusia terhadap allah swt. terhadap manusi dan alam pada umumnya

Kalkulus

Sistem Bilangan Real
Bilangan Rasional didefinisikan sebagai bilangan yang dapat ditulis dengan a/b dengan a dan b keduanya bilangan bulat dan b tidak boleh sama dengan 0.
himpunan semua bilangan rasional biasa dinotasikan dengan Q.
Sekumpulan bilangan rasional dan irrasional beserta negatifnya dan nol bilangan-bilangan real (bilangan nyata). himpunan semua bilangan real dinotasikan dengan R.

Operasi Bilangan
Sifat-sifat operasi penjumlahan dan perkalian pada R adalah sebagai berikut
1. Hukum komutatif: x + y = y + x dan xy = yx
2. Hukum asosiatif: x + (y+z) = (x+y) + z dan x(yz) = (xy)z
3. Hukum distributif: x(y+z) = xy + xz
4. Elemen-elemen identitas:
    terhadap penjumlahan: 0 sebab x + 0 = x
    terhadap perkalian: 1 sebab x,1 = x
5. Invers (balikan) :
    setiap bilangan real x mempunyai invers aditif

Aljabar Linear

MATRIKS
 adalah susunan bilangan berbentuk persegi panjang yang diatur berdasarkan baris dan kolom yang ditulis diantara tanda kurung ( ) atau [ ] atau || ||
Susunan Horizontal disebut dengan baris sedangkan susunan vertikal disebut dengan kolom

Jenis-jenis matriks
1. Matriks nol
     Yaitu setiap elemennya nol
2. Matriks baris
     Yaitu matriks yang hanya memiliki satu baris saja
3. Matriks kolom
     Yaitu matriks yang hanya memiliki satu kolom
4. Matriks bujur sangkar/Matriks persegi
     Yaitu suatu matriks yang jumlah baris dan kolomnya sama
5. Matriks Diagonal
     Yaitu matriks persegi yang semua elemennya nol, kecuali elemen-elemen diagonal utamanya
6. Matriks satuan/Matriks identitas
      Yaitu matriks persegi yang semua elemen diagonal utamanya satu dan elemen lainnya nol
7. Matriks Skalar
     Yaitu semua elemennya nol
8. Matriks Segitiga atas
     Yaitu matriks yang semua elemen di bawah diagonal utamanya nol
9. Matriks segitiga bawah
     Yaitu matriks yang semua elemen di atas diagonal utamanya nol
10. Matriks koefisien
       Yaitu matriks yang semua  elemennya merupakan koefisien-koefisien dari suatu sistem persamaan linear

Dasar pemrograman

Pengenalan Algoritma
- algoritma = solusi
- solusi dari suatu masalah yang harus dipecahkan dengan menggunakan komputer
- proses yang harus  dpahami dalam menyelesaikan suatu masalah

Tahapan- tahapan algoritma
1. Deklarasi
mendeklarasikan kotak kosong yang dipakai sebagai tempat untuk menyelesaikan masalah
2. Inisialisasi
mempersiapkan proses yanag akan dkerjakan untuk menyelesaikan masalah
3. Proses penyelesaian masalah
tahapan penyelesaian masalah tujuan sebuah algoritma
4. Tahap proses Finalisasi



Pengenalan tipe data
  Tipe data merupakan jenis data berdasarkan sifatnya
Bilangan Bulat
  Bilangan bulat disebut juga dengan integer, selain integer ada juga tipe data long dan short
  Jangkaun tipe bilangan bulat antara lain :
Tipe Data
long
integer/ int
short
Jangkauan nilai pada bahasa C dan C++
-2147483648, ....
+2147483647

-32768, ......,  =+2768

-128, ..., +127
Jangkauan pada bahasa Java
-9223372036854775808, ...
+9223372036854775807 

-2147483648, ......
+2147483647,

-32768, ..., +32767
Integer
  Semua nilai berbentuk decimal tidak termasuk dalam integer. Karena integer hanya berisi nilai-nilai yang tidak berbentuk decimal baik negative maupun positif
Bilangan Riil (Floating – Point)
  Bilangan yang digunakan untuk menyatakan bilangan yang membutuhkan ketelitian dengan adanya nilai dibelakang koma
  Dalam pemrograman tanda koma yang menjadi identik dari decimal tidak digunakan, melainkan yang digunakan adalah tanda titik untuk mengidentifikasi bahwa bilangan tersebut adalah bilang decimal.
Karakter
  Karakter biasanya ditulis dengan char pada pemrograman, yang merupakan tipe data yang menyimpan sebuah karakter atau gabungan karakter
  char memiliki bentuk lain yaitu terdiri dari sebuah angka, tanda-tanda baca, atau karakter khusus tertentu.
Karakter
\0
\n
\”
\\
\?
Keterangan
Keterangan null (kosong)
Karakter newline (pindah baris)
Karakter tanda petik dua (“) agar tidak rancu dengan pernyataan string maka diberi escape ‘\’
Karakter backslash agar tidak rancu dengan dengan tanda escape
Karakter tanda tanya
String
  Tipe data berupa kumpulan karakter  (satu ata lebih).
  String ialah tipe data yang mampu memfasilitasi dengan menggunakan karakter sesuai dengan panjang yang ditentukan namun memiliki batas tertentu. Dalam pemrograman string sering dianggap sebagai dasarnya tipe data.
Boolean
  Boolean merupakan tipe data untuk menyatakan pernyataan benar (true) atau salah (false). Tipe data ini hanya dapat diisi dengan dua nilai yaitu true atau false
 

Pendidikan Bahasa Indonesia

BAB 1
PERKEMBANGAN
A. SUMBER BAHASA INDONESIA
-Bahasa Melayu
1. sebagai bahasa kebudayaan yang berisi aturan hidup dan satra
2. sebagai bahasa komunikasi antar suku di indonesia
3. sebagai bahasa perdagangan
4. sebagai bahasa resmi kerajaan
-Prasasti
1. kedudukan bukit di palembang tahun 683 M
2. karang brahin di jambi tahun 688 M
3. ganda suli di jawa tengah tahun 832 M
4. prasasti di bogor tahun 942
B. PERESMIAN NAMA BAHASA INDONESIA
pada saat sumpah pemuda tanggal 28 oktober 1928
C. MENGAPA BAHASA MELAYU DIANGKAT MENJADI BAHASA INDONESIA
1. bahasa melayu merupakan lingua franca di indonesia
2. sistem bahasa melayu sederhana,mudah dipelajari,dan tidak mengenal tingkat bahasa
3. semua suku-suku di indonesia menerima bahasa melayu sebagai bahasa nesio
4. mempunyai kesanggupan untuk di pakai sebagai bahasa kebudayaan
D. PERISTIWA YANG BERKAITAN DENGAN BAHASA MELAYU/INDONESIA
1. tahun 1901 disusun ejaan resmi bahsa melayu
2. 28 oktober 1928 sumpah pemuda
3. tahun 1933 berdiri organisasi angkatan sastrawan dengan nama pujangga baru
4. 25-28 juni 1938 kongres bahasa indonesia 1 di solo
5. 19 maret 1947 diresmikan penggunaan ejaan republik soewandi
6. 28 oktober-2 november 1954 kongres bahasa indonesia 2 di medan
7. 31 agusutus 1972 diresmikan penggunaan EYD
E. KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA
-Kedudukan
1. sebagai bahasa nasional
2. sebagai bahasa negara
- Fungsi
1. bahasa resmi kenegaraan
2. bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan
3. alat penghubung tingkat nasional
4. alat pengembangan kebudayaan pendidikan dan teknologi

BAB 2
RAGAM BAHASA
A. Penting tidaknya bahasa Indonesia
1. Dipandang dari jumlah penutur
2. Dipandang dari luas penyebarannya
3. Dipandang dari pemakaiannya sebagai sarana ilmu, budaya dan sastra
B. Ragam lisan dan Ragam tulis

- Ragam tulis
1. membutuhkan media menulis
2. selalu memperhatikan fungsi gramatikal
3. selalu memperhatikan tanda baca, bentuk huruf (huruf kapital) dan alenia
- Ragam lisan
1. membutuhkan teman dalam kegiatan komunikasi
2. fungsi gramatikal tidak selalu dinyatakan
3. dipengaruhi oleh intonasi
4. terikat pada situasi , kondisi, tempat dan waktu
C. Ragam baku dan Ragam tidak baku
1. sebagai bahasa resmi
2. sebagai rujukan norma bahasa
- Ragam tidak baku
1. apabila tidak di lembagakan
2. menyimpang dari norma ragam yang baku
D. Ragam baku tulis dan Ragam baku lisan
- Ragam baku tulis
1. ragam baku resmi yang dipakai dibidang pendidikan dan surat-surat resmi
- Ragam baku lisan
1. tergantung pada besar kecilnya penggunaan bahasa daerah, bahasa pergaulan
2. logat bahasa daerah
E. Ragam sosial dan Ragam fungsional (profesional)
- Ragam sosial
1. norma dan kaidah yang dipakai berdasarkan ata kesepakatan bersama dalam lingkungan sosial
2. diukur dari tinggi rendahnya status sosial
- Ragam fungsional (profesional)
1. berkaitan dengan profesi lembaga, lingkungan kerja atau kegiatan tertentu
2. sebagai bahasa negara dan bahasa teknis keprofesian
F. Bahasa indonesia yang baik dan benar
- Bahasa yang benar
1. bahasa yang menerapkan kaidan dengan konsisten
- Bahasa yang baik
1. bahasa yang mempunyai nilai rasa yang tepat dan sesuia dengan situasi pemakaiannya

Logika dan Algoritma Pemrograman

Note :
Algoritma dibutuhkan untuk memerintah komputer mengambil langkah-langkah tertentu untuk menyelesaikan masalah
Algoritma → Pemrograman → Program
Agar algoritma dapat memerintah (diproses) komputer, maka diubah menjadi bentuk program (melalui proses pemrograman)

Penulisan Algoritma
1. Menggunakan bahasa natural
2. Menggunakan Flowchat
3. Menggunakan Pseudocode

Tahap analisa Algoritma
1. Dengan mendefinisikan masalah
2. Dengan Flowchat
3. Dengan Pseuducode

Tahap uji Algoritma
1. Pengujian tahap debuging
untuk mengecek kesalahan program, baik sintaksis maupun logika
2. Pengujian tahap Profiling
untuk menentukan waktu tempuh dan banyaknya memori program yang digunakan

Analisis Algoritma
untuk melihat efisiensi
1. Waktu tempuh dari suatu algoritma
2. Jumlah memori yang digunakan

Sifat-sifat Algoritma
Finite → berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas
Definite → harus tepat tidak boleh ambigu
Input → sebuah algoritma memiliki nol/lebih input sebelum dijalankan
Output → algoritma memiliki satu/lebih output
Effective → diharapkan memiliki sifat efektif

Kelompok proses suatu Algoritma membuat Flowchat
1. Sequence Process → instruksi dikerjakan secara berurutan satu persatu dimulai dari langkah pertama
2. Selection Process → instruksi pemilihan proses (percabangan), sehingga apabila memenuhi persyaratan tertentu maka instruksi akan dikerjakan
3. Iterasion Process → suatu instruksi yang dikerjakan berulang-ulang selama beberapa kali selama masih memenuhi suatu kondisi